Senin, 13 Juni 2011

PENGERTIAN SEKRETARIS PRIBADI


          Sekretaris adalah sebuah profesi administratif yang bersifat asisten atau mendukung. Gelar ini merujuk kepada sebuah pekerja kantor yang tugasnya ialah melaksanakan perkerjaan rutin, tugas-tugas administratif atau tugas-tugas pribadi dari atasannya. Pekerja atau karyawan ini biasanya melakukan tugas-tugas seperti mengetik, penggunaan komputer dan pengaturan agenda. Mereka biasanya bekerja di belakang meja. Sebagian besar sekretaris adalah wanita.

            Istilah sekretaris berasal dari Bahasa Latin yaitu secretum yang artinya rahasia. Dalam Bahasa Perancis disebut secretaire, dalam Bahasa sedangkan dalam Bahasa Inggris disebut secretary yang berasal dari kata secret yang berarti rahasia. Sesuai dengan asalnya, maka seorang sekretaris harus bisa menyimpan rahasia dalam arti rahasia perusahaan atau yang tidak perlu diketahui oleh orang lain atau para pegawai.
Beberapa pengertian sekretaris menurut para ahli:
Menurut H. W Fowler dan F. G Fowler The Concise Oxford Dictionary of Current English, cetakan ke-3, hal 1142.
Sekretaris adalah:
1. Orang yang bekerja pada orang lain untuk membantu dalam korespondensi, pekerjaan tulis, mendapatkan informasi dan masalah-masalah lainnya.
2. Pegawai yang ditunjuk oleh masyarakat atau perusahaan atau perserikatan untuk melakukan korespondensi, memelihara warkat-warkat, terutama yang berurusan dengan perusahaannya.
3. Menteri yang mengepalai kantor pemerintahan, menteri di Amerika Serikat dan Vatikan.
(Drs. Sutanto, 1992: 1-2)
Menurut Louis C. Nahassy dan William Selden, Business Dictionary, 1960, hal 184. Sekretaris adalah:
“Seorang pegawai kantor yang memiliki kedudukan yang lebih bertanggung jawab daripada seorang stenographer dan tugas-tugasnya biasanya meliputi pengambilan dan penyalinan dikte berurusan dengan publik untuk menjawab telepon, mengundang pertemuan, membuat perjanjian dan memelihara atau mengarsip warkat-warkat, surat-surat, dan lain-lain. Seorang sekretaris sering bertindak sebagai seorang pembantu administrasi atau pimpinan muda.” (Drs. Sutarto, 1992: 2).
Menurut C. L Barnhart, sekretaris adalah:
1. Seorang yang melakukan korespondensi, memelihara warkat, dan lain- lain untuk perorangan atau organisasi.
2. Seorang kepala pejabat pemerintah yang mengawasi dan memimpin suatu departemen pemerintahan tertentu: Menteri Luar Negeri.
3. Sebuah perabotan untuk dipakai sebagai meja tulis.
4. Sebuah meja dan rak buku diatasnya.
(Drs. Sutarto, 1992: 2)
Menurut M. Braum dan Roman dari Portugal, sekretaris adalah:
“Seorang pembantu dari seorang kepala yang menerima pendiktean, menyiapkan surat-menyurat, menerima tamu–tamu, memeriksa atau mengingatkan kepalanya mengenai kewajibannya yang sesuai atau perjanjiannya, dan melakukan banyak kewajiban lainnya yang berhubungan guna meningkatkan efektifitas dari kepala itu.” (Drs. Sutarto, 1992:3)
Berdasarkan uraian diatas mengenai sekretaris, maka secara umum sekretaris adalah seorang karyawan atau pegawai yang diangkat oleh pimpinannya sebagai pembantu pribadinya untuk mengerjakan tugas-tugas kantor atau perusahaan, karena dianggap dapat dipercaya dalam mengerjakan tugas-tugas pimpinan dan dapat memegang rahasia perusahaan.
Syarat-syarat Seorang Sekretaris
Sebagai pembantu pimpinan, seorang sekretaris harus memiliki syarat-syarat tertentu agar seorang sekretaris dapat melaksanakan perkerjaan sebaik-baiknya. Adapun syarat-syarat yang harus dimiliki untuk menjadi sekretaris adalah:
1. Syarat Kepribadian
Tidak banyak orang mempunyai bakat untuk menjadi sekretaris yang baik, namun demikian bakat saja tidak cukup bilamana kita tidak tahu kepribadian yang bagaimana harus kita punyai untuk menjadi seorang sekretaris yang baik itu.
Adapun kepribadian yang dikehendaki itu adalah sebagai berikut:
a. Harus bersikap mawas diri
b. Bersikap ramah
d. Simpatik
e. Penampilan diri yang baik
f. Pandai bergaul
g. Dapat dipercaya serta memegang teguh rahasia
h. Dapat bijaksana terhadap orang lain
i. Memiliki ingatan yang baik
j. Mempunyai perhatian atas pekerjaannya, dan lain-lain
2. Syarat pengetahuan
Syarat pengetahuan ini dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu:
a. Syarat pengetahuan umum
Seorang sekretaris harus memiliki pengetahuan kemasyarakatan dan kebudayaan yang dapat mengangkat nama dari perusahaan. Misalnya:
1. Menguasai dan memahami Bahasa Indonesia dengan baik dan benar serta menguasai beberapa bahasa asing secara lisan maupun tertulis, serta memiliki pengetahuan ekstra.
2. Pengetahuan tentang misi, fungsi, tugas-tugas, serta struktur organisasi, serta susunan personil.
3. Pengetahuan tentang korespondensi dan tata kearsipan.
b. Syarat pengetahuan khusus
Pengetahuan khusus ini, maksudnya adalah sekretaris mengetahui atau mengerti hal-hal mengenai dimana sekretaris itu bekerja. Apabila sekretaris itu bekerja pada perusahaan yang bergerak pada bidang usaha perkapalan, maka ia harus mampu menguasai ilmu perkapalan, begitu pula bila perusahaan itu bidang usahanya penyewaan apartemen, maka sekretaris itu harus menguasai ilmu keapartemenan, dan sebagainya.
3. Syarat keahlian
Setiap sekretaris diharuskan memiliki keterampilan untuk menunjang pekerjaannya, keterampilan itu meliputi:
a. Mampu menyusun laporan
b. Mampu berkorespondensi
c. Mampu menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Asing lainnya
d. Teknik tata penyimpanan arsip
e. Teknik berkomunikasi dengan telepon
f. Menulis cepat dengan steno
g. Teknik mengetik surat
4. Syarat praktik
Sebelum seorang diangkat sebagai sekretaris, orang tersebut harus cukup mempunyai pengalaman dalam berbagai pekerjaan tata usaha kantor, maka dengan demikian orang itu harus mencoba menangani pekerjaan yang tanggung jawabnya belum begitu luas, misalnya: sebagai resepsionis, operator, korespondensi dan lain-lain.
(Waworuntu, 1995: 59-61)
Pekerjaan Sekretaris
Adapun pengelompokan pekerjaan sekretaris meliputi:
1. Pekerjaan keterampilan
a. Menerima dikte dengan stenografi atau merekam dengan tape recorder
b. Mengetik komputer dan mesin ketik manual atau elektrik
c. Mengerjakan pembukuan ringan
d. Menyimpan arsip-arsip untuk pimpinan
e. Membuat surat
f. Menerima tamu
g. Mengatur perjalanan, hotel, tiket pesawat, dan sebagainya
2. Pekerjaan keahlian
Adapun pengelompokan pekerjaan sekretaris yaitu:
a. Melaksanakan keputusan kebijaksanaan dalam memberikan tugas-tugas kepada pegawai-pegawai bawahannya
b. Sebagai penerjemah pimpinannya
c. Mengikuti jalannya seminar-seminar yang dilakukan oleh perusahaan yang ada kepentingannya dengan jalannya organisasi
d. Mengolah data untuk penyusunan laporan
e. Mengatur rapat dan menulis notulen rapat
(Waworuntu, 1995: 62-63)

             Walaupun sekretaris orang kedua dari perusahaan atau tangan kanan pimpinan, janganlah mengabaikan untuk tidak memberitahu apabila tidak masuk kerja, karena sekretaris dan pimpinan merupakan satu kesatuan yang bekerja ke arah satu tujuan dan pimpinan akan mencari seorang pengganti untuk sementara. Dengan memberitahukan sebelumnya tidak masuk kerja itu merupakan salah satu etiket sekretaris.
Macam-macam Sekretaris Berdasarkan ruang lingkup dan tanggung jawab
Berdasarkan ruang lingkup dan tanggung jawab sekretaris dapat dibedakan menjadi 2 (dua) macam yaitu:
1. Sekretaris eksekutif
Sekretaris eksekutif adalah sekretaris yang juga berfungsi sebagai manajer karena secara langsung atau nyata menjalankan fungsi manajer eksekutif yang memiliki bawahan. Sekretaris eksekutif ini pada umumnya merupakan sekretaris untuk satu unit organisasi, contohnya: sekretaris dewan, sekretaris jenderal, sekretaris wilayah, sekretaris inspektorat jenderal, sekretaris yayasan, dan lain-lain.
2. Sekretaris pribadi
Sekretaris pribadi adalah seorang yang mengerjakan kegiatan perkantoran untuk membantu seseorang tertentu dan bersifat pribadi. Sekretaris dalam pengertian ini bukan pegawai atau staf dari suatu organisasi atau perusahaan tetapi diangkat dan digaji oleh perorangan.
Seorang sekretaris pribadi harus selalu berusaha untuk mengenal sifat-sifat dan pribadi pimpinannya sendiri, baik itu adat kebiasaan, kegemaran atau hobi, kelebihan dan kekurangan pimpinan. Sebagai sekretaris pribadi tidak berarti bahwa ia tidak bertanggung jawab kepada unit kerjanya, tetapi ia tetap terikat kepada status kepegawaiannya.
(Thomas W. Bratawidjaja, 1996: 3)
Macam-macam Sekretaris Berdasarkan kemampuan dan pengalaman kerja
Berdasarkan kemampuan dan pengalaman kerjanya macam sekretaris dapat dibedakan menjadi 2(dua) macam yaitu:
1. Sekretaris senior
Sekretaris senior adalah sekretaris yang sudah memiliki banyak pengalaman yang mantap, dapat berdiri sendiri dalam mengatasi masalah yang timbul di dalam pelaksanaan tugasnya.
2. Sekretaris junior
Sekretaris junior adalah sekretaris yang baru memulai kariernya atau baru bekerja dan belum mempunyai banyak pengalaman karena ia baru keluar dari pendidikan sekretaris. Sekretaris junior ini perlu banyak belajar dan bimbingan dari seorang sekretaris senior untuk memperoleh tambahan ilmu dan pengalaman.
(Thomas W. Bratawidjaja, 1996: 6)
Tugas sekretaris
1. Berdasarkan ruang lingkup tugas sekretaris dikelompokkan menjadi 8(delapan) yaitu:
a. Tugas-tugas Rutin
Yaitu tugas-tugas yang dikerjakan setiap hari tanpa perintah. Tugas ini meliputi:
§ Membuka surat.
§ Menerima dikte.
§ Menerima tamu.
§ Menerima telepon.
§ Menyimpan arsip/surat.
§ Menyusun dan membuat jadwal kegiatan pimpinan.
b. Tugas-tugas Khusus
Yaitu tugas yang diperintahkan langsung oleh pimpinan kepada sekretaris dengan penyelesaiannya secara khusus. Tugas ini diberikan karena adanya unsur kepercayaan bahwa tugas sekretaris mampu menyimpan rahasia perusahaan. Tugas ini meliputi:
§ Mengonsep surat perjanjian kerjasama dengan relasi atau instansi luar.
§ Menyusun surat rahasia (confidential).
§ Menyusun acara pertemuan bisnis.
§ Pembelian kado atau cindera mata.
§ Dan lain-lain.
c. Tugas-tugas istimewa
Yaitu tugas yang menyangkut keperluan pimpinan, antara lain:
§ Membetulkan letak atau posisi alat tulis pimpinan serta perlengkapan yang diperlukan.
§ Bertindak sebagai penghubung untuk meneruskan informasi kepada relasi.
§ Mewakili seseorang menerima sumbangan untuk dana atau keperluan kegiatan lainnya.
§ Mengingatkan pimpinan membayar iuran atau asuransi dari suatu badan atau instansi.
§ Memeriksa hasil pengumpulan dana atau uang muka dari instansi yang diberikan sebagai dana kesejahteraan.
§ Menghadiri rapat-rapat dinas, sebagai pendamping pimpinan selama mengadakan pertemuan bisnis.
§ Mengadakan pemeriksaan peralatan kantor, mana yang perlu diperbaiki dan mana yang tidak perlu diperbaiki atau penambahan alat-alat dan sarana kantor.
d. Tugas Sosial
Tugas sosial, meliputi:
§ Mengurusi Rumah tangga kantor.
§ Mengatur penyelenggaraan resepsi untuk kantor pimpinan beserta pengurusan undangannya.
e. Tugas Keuangan
Biasanya sekretaris mengurusi keuangan yang dinamakan petty cash (uang cadangan/kas kecil). Tugas keuangan ini antara lain:
§ Menangani urusan keuangan pimpinan di Bank, misalnya: penyampaian penyimpanan uang di Bank, penarikan cek, pengambilan uang dari Bank.
§ Membayar rekening-rekening, pajak, sumbangan dana atas nama pimpinan.
§ Menyimpan catatan pengeluaran sehari-hari untuk pimpinan dan penyediaan dana untuk keperluan sehari-hari.
f. Tugas Resepsionis
Tugas sekretaris sebagai resepsionis, yaitu:
1. Menerima dan menjawab telepon serta mencatat pesan-pesan lewat telepon.
2. Menerima tamu yang akan bertemu dengan pimpinan.
3. Mencatat janji-janji untuk pimpinan.
4. Menyusun acara kerja sehari-hari pimpinan.
g. Tugas insidental
Tugas ini merupakan pekerjaan yang tidak rutin dilakukan oleh sekretaris meliputi:
§ Menyiapkan agenda rapat, menyiapkan laporan, menyiapkan pidato atau pernyataan pimpinan.
§ Membuat ikhtisar dari berita-berita dan karangan yang termuat dalam surat kabar, majalah, brosur, dan media-media lain yang ada kaitannya dengan kepentingan perusahaan.
§ Mengoreksi bahan-bahan cetakan, misal: brosur, undangan, formulir, dan daftar yang dikonsep oleh perusahaan.
§ Mewakili pimpinan dalam berbagai resepsi atau pertemuan.
h. Tugas sekretaris dalam Business Meeting (pertemuan bisnis)
Pertemuan bisnis (Business Meeting) ini terjadi ketika dua orang atau lebih saling menerima dan memberi sesuatu berupa informasi, menyimak kembali kemajuan, memecahkan masalah dan menciptakan yang baru. Tugas inilah yang cukup berat dan melelahkan bagi sekretaris untuk mengorganisir pertemuan-pertemuan tersebut.
2. Berdasarkan pendapat para pakar ahli mengenai tugas sekretaris adalah sebagai berikut:
a. Menurut H. Donald
Menyatakan bahwa hal-hal kedudukan pimpinan dan situasi organisasi perusahaan akan menentukan sebagian besar tugas-tugas sekretaris. Hal-hal yang dimaksud adalah:
1. Menyalin atau mengisi transkrip dari stenografi atau warkat-warkat dari mesin dikte.
2. Membuat catatan pertemuan, menyusun dan memelihara arsip khusus.
3. Menyelesaikan urusan apapun dari masalah pribadi pimpinan yang diminati, dan lain-lain.
b. Menurut M. Braum dan Ramon C. dari Portugal
Tugas dan tanggung jawab sekretaris tidaklah sama persis tetapi dapat dikelompokkan sebagai berikut:
1. Merencanakan pekerjaan.
2. Menerima tamu.
3. Mengurus surat masuk dan surat keluar.
4. Menyiapkan pertemuan atau konferensi, dan lain-lain.
(Drs. Sutarto, 1992: 80-83)
Tanggung Jawab Sekretaris
Selain sekretaris bertanggung jawab atas pekerjaannya ada tanggung jawab lain yang harus dilaksanakan yaitu:
1. Personal Responsibility (Tanggung Jawab Individu)
Sekretaris bertanggung jawab terhadap performansi diri sendiri dan upaya pengembangan ke arah yang lebih berkualitas. Dengan “mengelola” diri sendiri supaya dapat tampil dengan performansi prima dalam pelaksanaan tugas pokok sehari-hari, antara lain:
a. Mempermudah dan memperlancar kerja pimpinan melalui pengaturan waktu dan distribusi informasi yang efisien.
b. Mendistribusikan informasi dari kantor pimpinan secara jelas dan akurat.
c. Mendukung kelancaran alur kerja antara kantor pimpinan dengan bagian-bagian lainnya.
d. Memberikan peluang kepada pimpinan untuk lebih berfokus pada hal-hal strategis dan memiliki dampak jangka panjang.
e. Memberikan masukan positif dan inisiatif untuk perbaikan perusahaan.
2. Internal Responsibility (Tanggung Jawab Dalam)
Sekretaris bertanggung jawab terhadap upaya pencapaian superioritas kinerja kantor dan pengaruhnya terhadap kinerja perusahaan. Tanggung jawab ini terwujud melalui aktivitas:
a. Mengelola sumber daya kantor termasuk keuangan.
b. Menciptakan suasana (fisik dan mental) yang mendukung kelancaran kerja.
c. Mendukung penciptaan budaya kerja yang positif.
d. Membantu menciptakan “kelompok informal positif” di lingkungan perusahaan.
e. Mengelola anak buah untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja di kantor.
3. Networking Responsibility (Tanggung Jawab Cabang Perusahaan)

           Tanggung jawab sekretaris untuk meluaskan wawasan dan jalinan perusahaan dengan tujuan peningkatan daya saing. Perwujudannya adalah melalui upaya memperluas network perusahaan, mengatur dan mengawasi pelaksanaan acara-acara formal dan informal yang diselenggarakan oleh kantor dalam kaitannya dengan upaya mempertahankan dan berpartisipasi dalam mengembangkan citra perusahaan.
(A.B Susanto, 1997: 14-15)
4. Bertanggung jawab atas berhasilnya perusahaan tempat dia bekerja. Dalam peran aktifnya membantu kelancaran tugas-tugas pimpinan sehingga dapat tercapai tujuan yang telah ditetapkan.
5. Tanggung jawab hukum seorang sekretaris.
Salah satu segi penting dari jabatan sekretaris, walaupun kemungkinan besar tidak tercantum dalam peraturan tertulis, adalah tanggung jawab hukumnya sebagai perantara pimpinan dalam transaksi. Sebagai perantara, berarti sekretaris berperan menjadi wakil pimpinan dalam urusan bisnis dengan pihak ketiga, karena sekretaris mempunyai wewenang ini. Jadi sekretaris harus bertindak hati-hati dan bertanggung jawab.
Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan oleh sekretaris:
a. Sekretaris tidak boleh melakukan jual beli dengan perusahaan demi keuntungan pribadi, kecuali bila perusahaan memberi ijin.
b. Sekretaris tidak boleh membocorkan rahasia usaha pimpinan baik masa bekerja atau masa kerja berakhir.
c. Sekretaris tidak dapat berkecimpung dalam suatu usaha saingan kecuali mendapat ijin dari pimpinan.
d. Sekretaris harus mengikuti secara cermat dan tepat semua instruksi pimpinan dalam melaksanakan tugas rutin.
e. Keterangan dari pimpinan mengenai batas-batas yang jelas dan pasti mengenai wewenang sekretaris sangat diperlukan dan jangan sekali-kali bertindak melampaui batas-batas tersebut. (Thomas W. Bratawidjaja, 1996: 87-88)
Peranan Sekretaris
Pada dasarnya setiap sekretaris mempunyai peranan yang sama, yaitu membantu kelancaran pelaksanaan tugas-tugas pimpinan. Dalam melaksanakan tugas tersebut, seorang sekretaris bukan hanya berhubungan dengan pimpinannya saja melainkan juga dengan klien perusahaan, karyawan lain, juga dengan pekerjaan yang ditekuninya. Adapun peranan sekretaris adalah sebagai berikut:
1. Sekretaris sebagai duta.
Peranan sekretaris dikatakan sebagai duta yaitu sekretaris sebagai wakil dari perusahaan sehingga penampilan dan sikapnya haruslah baik dan profesional, karena sekretaris bukan hanya berhubungan dengan masyarakat tersebut.
2. Sekretaris sebagai pintu gerbang
Peranan sekretaris dikatakan sebagai pintu gerbang karena fungsi sekretaris salah satunya adalah sebagai penerima tamu, untuk itulah letak meja dan kursi sekretaris berdekatan dengan pintu masuk ruangan pimpinan dimana para tamu, relasi, maupun karyawan sendiri yang ingin bertemu dengan pimpinan haruslah melapor atau ijin kepada sekretaris terlebih dahulu.
3. Sekretaris sebagai ibu rumah tangga perusahaan.
Di sini sekretaris harus dapat berperilaku selayaknya ibu dari perusahaan. Ia harus dapat menaungi perusahaan dan menjadi contoh yang baik dalam mengurus kantornya. Misalnya; membuat ruangan menjadi seperti rumah sendiri sehingga terasa nyaman agar para tamu, relasi, karyawan dan pimpinan di perusahaan merasa betah.
4. Sekretaris sebagai humas.
Sekretaris sebagai penghubung antara perusahaan dengan lingkungan kerja, lingkungan masyarakat, baik bertatap muka secara langsung melalui telepon, atau media yang lain. Dalam peranannya sebagai humas, sekretaris haruslah mengerti bagaimana menghadapi setiap orang yang tidak sama sifat dan perilakunya. 

             Dalam menghadapi pihak lain, ia harus dapat menempatkan diri sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada, demi tercapainya tujuan perusahaan apalagi bila perusahaan membutuhkan suatu kerjasama yang baik dengan seseorang atau lembaga lain.

Kamis, 17 Februari 2011

mY FirSt expeRiance

Bulan " JANUARI " adalah bulan dimana aku n temen" aku melaksanakan Prakerin ... Tepatnya tanggal 10 Januari 2010 kegiatan tersebut di mulai ... 
    Awalnya cihhh deg"an tapi setelah di lakukan bebbagai pembekalan aku siap buat ngejalanin tugas and kegiatan tersebut,,, saat itu pembagian tempat Prakerin di umukan aku dan 7 temen aku dapat tempat Prakerin di "DINAS PETERNAKAN"  tepatnya di daerah Sionoharjo. Aku cihh belum tahu sebelumnya dimama tempatnya , tapi sebelum mulai Prakerin aku dch Survei tempat dlu ama temen" biar g nyasar ... hhh...
Pertama kali masuk Kantor rasanya asiingg buanget dan lumayan cangung cihh apalagi pegawainya terlihat serem" jadinya ada rasa takut juga .. hhh
Tapi tidak seperti apa yang aku bayangkan ternyata pegawai" di sini ramah" and bisa saling sharing bareng.. 
     Pertama kali dapat ikerjaan rasanya seneng tapi ada sedikit minder soalnya takut salah, trapi untung saja pekerjaan yang di berikan sudah pernah di ajarkan di sekolah jadi ea tidak terlalu bingung.. 
    Aku di sini dapat banyak banget pengalaman apalagi di dunia perkantoran suasana dan cara kerjanya juga terlihat berbeda, jadi terasa mengasyikan... heeemmm
 aku di sini prakerin bersama 7 temen aku namanya : 
  • Desti Andriyeni
  • Dini Aditia
  • Evi Veronica
  • Fitri Ambarwati
  • Rahayu perwita  and
  • Siti Nur .P
    Kami ber'7 kerja dalam satu kantor tapi tidak ada pada satu ruangan tapi di bagi" kalau di sini ada beberapa bagian yang ada diantaranya   :   Sub. Bag Umum, Keuangan, Bina Usaha, Perencanaan, Bina Produksi, Bidang Kesehatan Hewan, UPT laboraturium, dan Bagian sarana Prasarana... 
itulah beberapa tempat yang harus kami bantu dan sebelum mulai tugas kami memebuat susunan jadwal untuk bagian" tempat/ giliran tempat jaga..
   Aku pertama kalai mendapat tugas di bagian Bina Usaha .. Di ruangan tersebut tidak banyak pekerjaan jadinya cma bersih" ruangan tapi paling sering di suruh Foto copy... haduuuhhh rasanya capex tapi juga nyenengin soalnya bapak ibu di sana lucu" jadi g bikin sterzzz hhhhhh
jadi g kerasa kalau udah 1 minggu di ruangn itu saat'x buat pindah tempat ... aku pun dapat giliran di bagian Sarana Prasarana .. di bagian itu banyak tugas tapi ea cuma di depan komputer cihh ngetik and ngitung.. huuff keluar" dari ruangan itu rasanya sakit duech ...hhhh
Tapi semaua itu baru permulaan kalau di bidang Produksi itu paling aktif kegiatannya apalagi di bidang perencanaan haruyzz  eXzztra Trampil dan cekatan soalnya ngejar wakyu biar cepet selesai... Tapi kalau bagian yang paling santai itu di Keuangan kata ibu kepala keuangan cihh belum ada banyak kerjaan jadi tidak terlalu sibuk... huueemmm kalu di UPT Laboraturiumrasanya puciingg soalnya di ruangan itu banyak banet obat" dan alat" untuk uji coba sampel bisanya cihh hewan" yang di sampel sapi, tapi di dinas peternakan tidak hanya menagani sapi tapi ada kambing juga unggas.. selain itu juga sering mengadakan kegiatan Vaksinasi AI, atau g juga penggemukan.. haduuhh jd pengen beljar lebih dalam tentang kehewanan , hhhh
       Kalau di Bidang Keswan pasti yang di bahas masalah tentang pemeliharaan hewan dan jenis" Vaksin .. tapi aku juga belum cukup tahu tentang bidang kesehatan hewan
Bedalagi kalau di bidang umum pasti kerjaan banyak banget apalagi soal surat hheeemm pasti tiap hari sering banget menangani surat masuk ataw surat keluar bahkan sering juga menerima undangan ... 
Jadinya sekarang lebih tau lagi bagaimana cara memebuat nomor surat, Disposisi, stample pokoknya banyak buanget duechh ... 
Maka dari itu di setiap bagian" tugas yang di berikan beda" jadinya banyak bunget pengalaman yang belum pernah di dapat.. Walapun masih tahap pembelajaran tapi npegawai di sini juga sabar kq buat najarin kita" walaupun belum terbiasa tapi lama" juga biasa... 
     hhaahh.. G kerasa aku Prakerin udah hampir 2 bulan bentar lagi selesai dan aku ingin setelah ini bisa menerapan pengalaman yang udah aku dapatin d kemudian hari.... aammmiieennn
tidak lupa juga saya mengucapkan terimakasih kepada bapak ibu guru yang telah memberikan banyak ilmu sehingga saya bisa melaksanakan prakerin tanpa ada rasa takut karena bapak ibu guru telah memberikan banyak pembekalan untuk saya dan teman".
   Dan buat temen" aku Sukses untuk kalian semua sampai ketemu bezookk ea prend ... hheemm

  yeahh mungkin cukup niw dulu cerita yang aku tulis lain kali d terusin lagiyang jelas ini adalah cerita yang sangat berarti bagi ku karena di saat Prakerinlah aku mendapatkan pengalaman yang cukup berharga...
 The Best Experiance .......... .. 
                                             
                                                            Sampai jumpa lain waktu and kesempatan
                                                                                                  "    GOOD LUCK    "

Rabu, 03 November 2010

FORMULA ORGANIK Bisa Lebatkan Buahnya

Dalam melebatka tabulampot buah mentega, sebetulnya cara-cara organik juga bisa digunakan tanpa melibatkan pupuk kimia. Sekarang pada nursery di kawasan Ragunan mulai membiasakan merawat tabulampot koleksinya dengan cara organik.
Mulai pupuk hingga pengendalian hama penyakitnya menggunakan cara organik (alami). Dalam menjaga kesuburan peertumbuhan tabulampot bersangkutan media tanamnya dikondisikan dalam keadaaan selalau subur dan lembab.
Untuk mengghadapi harapan itu media tanamnya dibuat dari camlpuran bokasi dan arang sekam saja dengan perbandingan 3:1. Bokashi adalah kompos unggul yang didapat dengan cara memfermentasi bahan-bahan organik yang salah satunya adalah pupuk kandang, 
Kemudian bokashi itu dicampur dengan arang sekam memakai perbgandingan 3:1. Artinya, bokashi 3 bagian dan arang sekam 1 bagian. Lalu dicampur dan dimasukkan ke dalam pot yang terbuat dari semenatau drum bekas. Seminggu kemudian, bibit buah mentega asal okulasi ditanam di tengah-tengah pot. 
Untuk menjaga kesuburan media tanam tersebut, tiap sebulan sekali mengocor formula organik macam EM-8, Symbios dan bahan-bahan lain yang mengandung bakteri pengikat N,P, dan K. Di dalamnya juga terdapat bakteri pengurai bahan organik dan pelepas zat pengatur tumbuh. 
Formula organik ini dipilih salah satu saja. Sebelum digunakan dilarutkan dalam air dengan dosis 5 cc per liter. Lalu larutan 1 liter itu di kocorkan pada permukaan media tabulampot tersebut secara rutin tiap bulan sekali, 
Perawatan lainnya cuman menyiram tiap 3 kali sehari. Sisanya adalah menebar bokashi tiap 6 bulan sekali dengan takaran 3-5 kilo atau jumlahnya disesuaikan. Dari perlakuan organik itu saja, bakteri yang bekerja akan menghasilkan unsur hara makro yang dibutuhkan tanaman di atasnya sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan dan pembuahannya.

Selasa, 02 November 2010

BUAH MENTEGA KAYA GIZI DAN VITAMIN

Bisbol tidak sekedar menawarkan bentuk buah yang mempesona dan dagig yang manis. Di balik itu buah yang masuk dalam famili ebenaceae itu juga menawarkan kandungan gizi yang tinggi dan berkhasiat. Sekali mengkonsumsi daging bisbol, asupan gizi sudah merasuk ke dalam tubuh si pengkonsumsi.
Menurut sumber Direktorat Tanaman Buah, buah mentega memeng memiliki kandungan gizi yang tinggi. Buah ini memiliki 60-73%ari bagian yang dapat dimakan.
Setiap 100 gram dagingnya mengandung air 83-84,3 gram, protein 2,8 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 11,8 gram, serat 1,8 gram, abo 0,4-0,6 gram, kalsium 46mg, vitamin A 35 SI, tiamina 0,02 mg, riboflafin dan niasina 0,03 mg, serta vitamin C 18 mg. Sementara nilai energinya rata-rata 332kJ/100 g. luar biasa bukan ??????
Dari kandungan gizi dan vitamin yang ada dalam dagignya, sudah memungkinkan bisbol sangat layak dijadikan buah kesehatan yang setara dengan buah lokal lain macam alpukat, sirsat, mangga, dan lainnya.

Rabu, 20 Oktober 2010

Pentingnya Menabung Kalsium Sejak Dini

         Setiap orang berkeinginan untuk mempunyai tabungan. Apapun bentuk barangnya pasti akan ditabung atau disimpannya. Apakah itu berupa uang, bahan makanan, dan sebagainya. Apalagi kalau demi kepentingan masa depan. Uang ditabung agar tak miskin atau pada saat kita membutuhkan sesuatu tak perlu berhutang, tapi cukup mengambil ditabungan. Begitupun dengan bahan makanan yang disimpan untuk dipergunakan pada masa datngnya paceklik. Pepatah mengatakan " Berakit-rakit ke hulu bersenang-senang kemudian ". Lalu mulai kapan kita menabung ? Kita dapat lakukan mulai dari nol, atau tak mempunyai apapun. Sikap hidup hemat dan lebih memilih sesuatu yang berkualitas serta tidak terbuai oleh kuantitas pola hidup, seperti inilah yang akan mengantarkan seseorang pada kehidupan yang mapan dan sehat lahir dan batin di hari tua.
         Begitupun dengan pola makan kita sehari-hari kita harus lebih memperhatikan kandungan gizi dari makanan. Salah satunya adalah makanan mengandung kalsium yang sangat berguna bagi pertumbuhan dan kesehatan tulang, baik pada usia balita atau di hari tua. Karena bila tidak kita biasakan menabung makanan yang berkalsium tentunya kita akan mengalami rasa sakit pada tulang atau terjadi pengeroposan tulang. Dalam istilah kedokteran dikenal " OSTEOPOROSIS ".
        Pengeroposan tuilang bukan hal yang mengerikan hal yang alamiah kita manusia menuju lansia. Namun bisa juga menyerang pada usia dini atau usia produktif. Penyakit ini ditemukan secara kebetulan misalnya saat kita mengangkat beban berat tiba-tiba merasa sakitpada tulang atau persendian.
        Tubuh aklan mengambil kalsium dari dalam tulang bila kebutuhan tidak terpenuhi dari makanan/minuman. Untuk itu di sarankan bagi wanita jauh-jauh hari untuk menabung khusus kebutuhan gizi tulang.
       Beberapa ini ada beberapa faktor penyebab pengeroposan tulang yang dapat menyerang kita kenali ,bila salah satu faktor tersebut kita kenali pernah mengalami atau memilikinya.
  1.  Genetika 
  2.  Usia 
  3.  Individual 
  4.  Patah tulang 
  5.  Alkohol, kafein, dan rokok
  6.  Aktivitas fisik kurang 
  7.  Makanan kurang kalsium 
  8.  Kesehatan yang kurang baik 
  9.  Minimnya pengetahuan 
           Menuryt dr. Erni Marjuni, Sp.Pd dari RSUD Cibinong menyatakan untuk membentuk dan melindungi tulang dapat dilakukan dengan weight, bearing, exercises ( senam, jalan, dansa ).

       Selain itu 5 hal penting untuk menabung kalsium, diantaranya :
  1. Cukup konsumsi kalsium 
  2. Suplemen kalsium 
  3. Cukup vitamin D 
  4. Kurangi kafein , alkohol ,protein 
  5. Susu rendah lemak 
      " Minumlah 2 gelas susu berkalsium tinggi setiap hari mengembalikan sebagian kalisum ibu yang dicuri waktu anak masa kecil dulu. "


SUMBER MAJALAH KELUARGA

Selasa, 19 Oktober 2010

TIPS SEHAT ALAMI UNTUK KESEGARAN TUBUH

  •    Ketika sedang setres, cobalah tersenyum dan menarik napas dalam-dalam .
  •    Tertawalah setidaknya 10 menit! Selain menghilangkan setres juga mampu membakar kalori.

Rabu, 13 Oktober 2010

REM

      Apa yang membuat kita yakin bahwa mobil yang kita tumpangi akan berhenti dan berjaln sesuai dengan keinginan ? Mengapa kita begitu percaya bahwa kecepatan gs yang di sirkuit balp akan berakhir dengan berhentinya kita di gris yang kita inginkan?
     Dua pertanyaan ini memang mengarah pada satu hal yang vital bagi pergerakan  mobil kita, yaitu rem. Silahkan tempat manapun di dunia ini yang bisa di lewati oleh mobil. Selama ada rem, mobil akan mem berikan kenyamanan yang tidak bisa dipenuhi oleh sekdar bensin yang full tank.
     Rem memang tidak lebih penting dari mesin atau elamen mobil yang lainnya. Tetapi tanpa rm, harga mobil akan anjlok ke titik nadir, tak ada orang yang mau mobilnya tanpa rem. Tanpa terlihat wujudnya, rem yang pertama kali kita ingat saat ada lampu merah, atau berhenti mendadak.
    Dalam lalu lintas hidup kita terdapat pada inti diri kita yaitu jiwa yang senantiasa besih olh perasaan takut dan harap kepada allah. Rem diri inilah yang akan menghentikan kita ditempat yang senestinya.
Rem diri juga tidak nampak tetapi rasa harap dan takut tidak serta merta jadi hal pertama yang kita ingat ketika kita menghadapi rambu-rambu kehidupan. Kita seolah-olah menjadi sopir mobil tanpa rem, dengan kecepatan tanpa batas namun dengan sirkuit yang curam dan penuh lubang. Kita tak membutuhkan rem, sampai tiba saatnya kita meras harus brhentin dan bru menyadari bahwa menghentikan mobil tanpa rem sama artinya dengan menamatkan riwayat mobil dan sopirnya sekaligus.