Tampilkan postingan dengan label artikel sekretaris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel sekretaris. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Oktober 2011

TABEL MANERR

Etika makan atau Table Manners adalah aturan yang harus dilakukan saat bersantap bersama di meja makan.
Etika makan diperkenalkan oleh bangsa Eropa melalui berbagai artikel menarik yang merupakan aturan standar terutama saat bersantap bersama-sama di sebuah acara resmi atau acara makan bersama di keluarga besar.
Setiap negara memiliki aturan meja makan yang berbeda-beda. Namun, ada beberapa aturan dasar yang terdapat di setiap etika makan, yaitu :
  • Makan dengan mulut yang tertutup saat mengunyah makanan
  • Berbicara dengan volume suara yang rendah
  • Tutupi mulut saat batuk atau bersin
  • Jangan menyandarkan punggung di sandaran kursi
  • Jangan menimbulkan suara saat mengunyah makanan
  • Jangan memainkan makanan dengan peralatan makan
  • Jangan mengejek atau memberitahu seseorang bahwa dia memiliki etika makan yang buruk
  • Jangan bersendekap di meja makan
  • Selalu meminta ijin ke empunya acara saat akan meninggalkan meja makan
  • Jangan menatap mata orang lain saat dia sedang makan
  • Jangan berbicara di telepon di meja makan. Meminta ijinlah saat anda benar benar harus menjawab telepon, dan meminta maaflah saat kembali.
  • Jangan menimbulkan suara saat memakan sup
  • Letakkan garpu di sebelah kiri dan garpu disebelah kanan bersama-sama di arah jam 5 di atas piring dengan bagian pisau yang tajam menghadap ke dalam. Ini menandakan bahwa anda telah selesai makan.
  • Lap yang disediakan di atas meja tidak boleh digunakan
  • Jangan menghilangkan ingus dengan lap tangan. Lap yang disiapkan untuk anda hanya untuk membersihkan mulut bila kotor
  • Jangan mengambil makanan dari piring orang lain dan jangan memintanya juga
  • Telan semua makanan yang ada di mulut sebelum minum
  • Jangan menggunakan tangan saat mengambil makanan yang tersisa di dalam mulut, gunakan tusuk gigi
  • Usahakan untuk mencicipi semua makanan yang disediakan
  • Tawarkan ke orang di sebelah anda saat anda akan menuangkan minuman ke gelas anda
  • Sisakan makanan sedikit bila anda tidak ingin atau tidak sanggup menghabiskan makanan
  • Tunggu ada aba-aba untuk mulai memakan makanan yang dihidangkan
  • Menambahkan bumbu setelah mencicipi makanan dianggap kasar dan menghina koki
  • Kecuali di restoran, jangan minta untuk menyingkirkan sisa makanan anda kecuali acara makan sudah selesai dan jangan pernah melakukan bila diundang ke acara formal.
Sumber : Dunia.Com

Jumat, 14 Oktober 2011

Tips Menjadi Sekertaris Profesional

1. Menampilkan Citra Perusahaan.
Citra perusahaan adalah hal yang harus dijunjung tinggi. Karena sekretaris adalah tangan kanan sang bos, maka sekretaris juga harus menampilkan citra perusahaan yang baik.

2. Baik dan Bertanggung Jawab
Sekretaris juga harus ramah, baik dan bertanggung jawab pada semua tugasnya. Bukan hanya baik kepada Bos tapi juga harus baik kepada relasi dan kawan sekantor.

3. Pandai Menjaga Rahasia
Sebagai tangan kanan Bos dan selalu mendapat kepercayaan dari Bos, Sekretaris harus pandai menjaga rahasia perusahaan maupun rahasia pribadi sang Bos.

4. Tahu Teknoiogi
“-sekretaris bukan hanya harus pandai berdandan, tapi seorang sekretaris juga harus up date terhadap kemajuan teknologi misalnya teknologi informasi.

5. Tahu Accounting dan Pembukuan
Accounting dan pembukuan juga harus dikuasai oleh seorang sekretaris agar bisa melakukan pembukuan kantor.

6. Harus Bisa Bahasa Asing menguasai bahasa asing adalah nilai tambah yang harus dimiliki oleh seorang sekretaris. Karena biasanya sekretaris selalu diminta Bos untuk bertemu dengan relasi yang berasal dari luar negeri.

Sabtu, 01 Oktober 2011

ABOUT  SCRETARY
Sekretaris adalah sebuah profesi administratif yang bersifat asisten atau mendukung. Gelar ini merujuk kepada sebuah pekerja kantor yang tugasnya ialah melaksanakan perkerjaan rutin, tugas-tugas administratif atau tugas-tugas pribadi dari atasannya. Pekerja atau karyawan ini biasanya melakukan tugas-tugas seperti mengetik, penggunaan komputer dan pengaturan agenda. Mereka biasanya bekerja di belakang meja. Sebagian besar sekretaris adalah wanita.Keterampilan Utama Sekretaris: Pengetahuan : Ruang lingkup materi : Kesekretarisan, Pengetahuan mesin-mesin kantor, Komunikasi, Manajemen Perkantoran, Surat menyurat bahasa Indonesia, Surat menyurat bahasa Inggris, Pengelolaan arsip, Penanganan telepon, Penanganan Tamu, Agenda pimpinan. Keterampilan : Ruang Lingkup materi : Kecepatan mengetik dengan komputer, Membuat surat niaga dengan bahasa Indonesia, Membuat surat niaga dengan bahasa Inggris, Penanganan telepon, Mencatat pesan dengan steno, Merencanakan perjalanan dinas, Penanganan Kas Kecil, Pengelolaan Arsip Wawancara : Penguasaan materi, Kemampuan komunikasi bahasa inggris, Penampilan, Etika dan Sikap. Presentasi : Penguasaan materi, Sistematika penyajian, Kemampuan berkomunikasi lisan.

Selasa, 05 Oktober 2010

PENTINGNYA INFORMASAI DALAM PELUANG BISNIS

        Banyak masalah yang sebenarnya dapat diatasi dalam kegagalan usaha dengan cara mempunyai banyak informasi dan mendapat bantuan untuk menyekesaikan masalah tersabut. Ketidakmampuan tersebut sering dialami oleh para pengusaha kecil sehingga diharapkan cukup berkomitmen dalam semua aspek usaha. Para pengusaha kecil hanya bisa memanfaatkan sumber infornasi yang tepat untuk kepentingannya sendiri. Kesempatan usaha dapat dibuka bila dilengkapi dengan informasi bahkan dapat mencapai sukses apabila memiliki akses terhadap tambahan informasi yang terkait. Sehingga para usaha hanya berusaha mencari dan memafaatkan secara positif. 

  • Seorangwirausaha tidak mengetahui semua masalah yang mengakibatkan usahanya gagal.
  • Pemilik usaha kecil tidak mengetahui pengetahuan yang cukup memadai dalam mngeloloa usaha.
  • Seorang wirausaha menghargai kebebasan mengambil keputusan sendiri. 
  • Seorang wirausahawan mempunyai waktu yang terbatas untuk konsultasi masalah bisnis. 
Seorang wirausahawan bersikap selektif sewaktu menerima nasehat atau saran dariorang lain.
    Konstribusi dari banak informasi pada akhirnya meningkatkan kemampuan dalam mengmbil keputusan. Semakin banyak informasi, semakin banyak pula kemampuan untuk mengambil keputusn yang cermat. 
     Setelah mengtahui sumber informasi tertentu dapat membantu menggunakan sumber tersebut di masa datang. Saat diperlihatkannya saran tau ide dari orang lain maka kemungkin besarorang tersebut akn membantu dengan nasehat tanbahan. 
Bagi ush kcil mmbutuhkan banyak nasehat,perlu mencari informasi dan bantuan, dan seorang wirausaha prlu mendngarkan secara seksama nasehat yang diberikan.

                                                                       SUMBER MODUL KEWIRUSAHAAN KELAS XI